Liput – 08 April 2026 | Borussia Dortmund tengah berada pada persimpangan penting dalam strategi skuadnya menjelang musim panas 2026. Gagalnya perpanjangan kontrak dengan bek tengah asal Jerman, Nico Schlotterbeck, menimbulkan kekhawatiran akan kekosongan di lini pertahanan, sementara rekan setimnya, Niklas Sule, juga diprediksi akan meninggalkan klub. Dalam upaya mengantisipasi kemungkinan eksodus tersebut, manajemen Signal Iduna Park telah menyorot nama muda berbakat dari Ligue 1, Abdelhamid Ait Boudlal, sebagai pengganti potensial.

Schlotterbeck, yang telah menjadi andalan BVB sejak bergabung pada 2022, belum berhasil mencapai kesepakatan kontrak baru. Negosiasi yang berlarut‑larut menimbulkan frustrasi di kalangan pendukung, terutama setelah rumor mengenai keinginan pemain untuk menambahkan klausul pelepasan senilai €60 juta setelah Piala Dunia 2026 beredar. Mantan pemain legenda Jerman, Lothar Matthäus, mengungkapkan bahwa Dortmund siap menyertakan klausul tersebut dalam kesepakatan baru, namun belum ada titik temu yang memuaskan kedua belah pihak.

“Saya sudah berbicara dengan Lars Ricken dan Ole Book, dan kami masih mencari solusi yang tepat,” ujar Schlotterbeck dalam sebuah konferensi pers. “Saya bisa membayangkan tetap di Dortmund, tetapi semua diskusi harus selesai dengan baik.” Pernyataan tersebut menegaskan bahwa keputusan akhir masih belum pasti, sementara waktu terus berjalan menjelang akhir kompetisi domestik.

Baca juga:

Di sisi lain, klub Jerman tersebut telah menandai Abdelhamid Ait Boudlal sebagai prioritas utama dalam daftar target transfer. Bek berusia 19 tahun itu sedang bermain untuk Rennes dan memiliki kontrak hingga 2028. Meskipun ia hanya menjadi pemain cadangan selama Piala Afrika 2025—yang berujung pada kemenangan tak terduga Maroko melalui keputusan hukum—Boudlal tetap dianggap sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di Ligue 1. Keunggulan fisik, kecepatan, serta kemampuan membaca permainan membuatnya cocok untuk mengisi kekosongan yang mungkin ditinggalkan Schlotterbeck dan Sule.

Direktur Olahraga Dortmund, Ole Book, menegaskan bahwa pencarian pemain muda bukan sekadar solusi jangka pendek, melainkan bagian dari visi jangka panjang klub untuk memperbaharui lini belakang. “Kami ingin memiliki bek yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki potensi untuk berkembang bersama kami dalam beberapa tahun ke depan,” ujarnya.

Baca juga:

Selain Ait Boudlal, Dortmund juga menelusuri opsi lain seperti Marcos Senesi (Argentina) dan Joane Gadou (Prancis), yang keduanya telah disebut dalam beberapa laporan internal. Diversifikasi target ini menunjukkan bahwa BVB tidak ingin bergantung pada satu nama saja, mengingat persaingan ketat di pasar transfer Eropa.

Sementara itu, kabar mengenai minat klub Premier League, khususnya Manchester United, terhadap Schlotterbeck semakin menambah tekanan. Laporan dari MSN menyebutkan bahwa United telah mengidentifikasi bek berusia 26 tahun tersebut sebagai salah satu opsi utama dalam upaya memperkuat lini pertahanan mereka. Jika Manchester United berhasil menawarkan paket finansial yang lebih menarik, peluang Schlotterbeck meninggalkan Dortmund akan semakin besar.

Baca juga:

Strategi Dortmund tidak hanya berfokus pada pertahanan. Klub juga melaporkan rencana pembaruan di lini serang, dengan target khusus pada pemain sayap dinamis. Diego Moreira, pemain muda asal Strasbourg dengan kontrak hingga 2029, menjadi incaran utama untuk mengembalikan sistem permainan berbasis sayap klasik yang diidamkan pelatih.

Dengan kombinasi tantangan kontrak, potensi eksodus pemain senior, dan ambisi klub lain, Dortmund harus bergerak cepat. Jika Schlotterbeck memutuskan untuk melanjutkan karier di luar Jerman, klub harus menyiapkan beberapa alternatif untuk menjaga keseimbangan taktis dan kedalaman skuad. Pada saat yang sama, penandatanganan Boudlal atau pemain sekelasnya akan menjadi indikator seberapa berhasil Dortmund dalam menavigasi masa transisi ini.

Baca juga:

Kesimpulannya, musim panas 2026 akan menjadi periode krusial bagi Borussia Dortmund. Keputusan akhir mengenai Nico Schlotterbeck, baik tetap atau pergi, akan menentukan arah kebijakan transfer klub selama beberapa tahun ke depan. Sementara itu, pengawasan ketat terhadap pasar pemain muda di Prancis dan potensi tawaran dari klub-klub top Eropa menjadi faktor penentu dalam menjaga stabilitas lini belakang Dortmund. Semua mata kini tertuju pada ruang ganti Signal Iduna Park, menunggu keputusan yang akan membentuk masa depan tim biru‑kuning tersebut.

Baca juga: