Liput – 11 April 2026 | Jumat, 10 April 2026 – Pada sore hari Kamis (9/4/2026) jaringan listrik di area CSW mengalami gangguan besar yang memicu pemadaman total di beberapa stasiun MRT Jakarta, termasuk Stasiun Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia. Pada pukul 17.57 WIB, seluruh fasilitas stasiun elevated terhenti, lampu, eskalator, dan terutama lift yang melayani penumpang mengalami kerusakan. Sebanyak sepuluh orang yang sedang menunggu naik kereta terperangkap di dalam lift saat listrik padam.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Insiden ini segera menjadi viral setelah seorang pengguna media sosial @ijoel mengunggah video detik‑detik penumpang berjuang menahan napas di ruang sempit yang gelap. Kepanikan sempat meluas, namun petugas MRT Jakarta bersama tim pemadam kebakaran (damkar) langsung dikerahkan ke lokasi. Kepala Divisi Corporate Secretary MRT Jakarta, Rendy Primartantyo, memberikan keterangan resmi bahwa seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat setelah proses penyelamatan berlangsung selama kurang lebih dua belas menit.

Berikut kronologi singkat kejadian:

Baca juga:
  • 17.57 WIB – Gardu Induk PLN di area CSW mengalami gangguan pasokan listrik, mengakibatkan blackout total di stasiun elevated MRT, termasuk Lebak Bulus.
  • 17.58 WIB – Lift di stasiun Lebak Bulus berhenti beroperasi; sepuluh penumpang terperangkap di dalamnya.
  • 18.00 WIB – Tim operasional MRT Jakarta mengaktifkan prosedur darurat, menghubungi pihak pemadam kebakaran dan menginstruksikan evakuasi segera.
  • 18.04 WIB – Tim damkar tiba, membuka pintu lift dengan peralatan khusus dan menurunkan penumpang satu per satu.
  • 18.16 WIB – Semua penumpang keluar dengan selamat; kondisi kesehatan mereka dinyatakan stabil.

Rendy Primartantyo menegaskan bahwa gangguan listrik disebabkan oleh masalah pasokan dari PLN, namun pasokan listrik utama sudah kembali normal beberapa saat setelah kejadian. Ia menambahkan, “Meskipun listrik telah pulih, fasilitas lift masih dalam proses penanganan teknis sehingga belum dapat beroperasi kembali. Kami terus memantau dan akan memastikan keselamatan penumpang sebelum layanan diaktifkan kembali.”

Baca juga:

Dalam pernyataannya, Rendy juga menyampaikan permohonan maaf resmi kepada publik atas ketidaknyamanan yang terjadi. MRT Jakarta berkomitmen meningkatkan koordinasi dengan PLN dan pihak berwenang lainnya untuk mencegah terulangnya insiden serupa. Langkah-langkah perbaikan yang sedang dipertimbangkan meliputi peningkatan cadangan daya (UPS) di gardu utama, serta inspeksi rutin pada sistem kelistrikan lift dan eskalator.

Baca juga:

Selain dampak langsung pada penumpang, pemadaman ini menimbulkan efek domino pada layanan transportasi publik lainnya. Beberapa jalur bus dan taksi online mengalami penurunan permintaan karena penumpang beralih ke moda transportasi alternatif. Namun, setelah pasokan listrik dipulihkan, operasi kereta MRT kembali normal pada malam hari, sementara lift di Lebak Bulus diperkirakan akan kembali berfungsi dalam 24‑48 jam ke depan setelah dilakukan perbaikan menyeluruh.

Baca juga:

Insiden ini juga menyoroti pentingnya prosedur evakuasi yang terkoordinasi antara operator transportasi dan layanan darurat. Kedatangan tim damkar yang terlatih memungkinkan penanganan cepat tanpa adanya cedera serius. Sebagai pelajaran, otoritas transportasi kota berencana memperkuat pelatihan simulasi kebakaran dan pemadaman listrik bagi seluruh staf stasiun.

Baca juga:

Kasus ini menambah catatan panjang gangguan listrik pada infrastruktur publik di Jakarta, terutama pada jaringan listrik PLN yang sering kali menjadi titik lemah. Pemerintah DKI Jakarta bersama dengan PLN berjanji akan melakukan audit menyeluruh pada jaringan CSW serta meningkatkan kapasitas cadangan energi untuk mengurangi risiko blackout di masa depan.

Secara keseluruhan, meskipun insiden lift yang menjerat sepuluh penumpang menimbulkan kepanikan sesaat, respons cepat tim MRT Jakarta dan pemadam kebakaran berhasil mengamankan semua penumpang. Pemerintah dan operator transportasi kini fokus pada perbaikan infrastruktur, transparansi informasi, dan peningkatan kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan serupa.